Sabtu, 08 Oktober 2016

jurnal kelautan Sejarah dan Perkembangan Ilmu kelautan

EISSN : NPM :E1i014019
Jurnal kelautan Vol 1 no 1:1-5
SEJARAH DAN PERKEMBANGAN
ILMU KELAUTAN
OLEH
AGUNG HUTOMO PUTRA DAN “ YARJOHAN “
EMAIL :Agungunib@gmail.com
PRODI ILMU KELAUTAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BENGKULU


ABSTRAK
Kajian mengenai sejarah dan perkembangan ilmu pemetaan suatu gagasan atau perasaan dengan menggunakan gambar, tulisan , peta dab grafik . teori pemetaan dapat diunkpan dengan perasaan dalam bentuk gambar ,tulisan, peta dan grafik . pada tulisan ini akan dijelaskan gambaran singkat urutan kejadian dalam rentang waktu tertentu mengenai perkembagan pemetaan. Pemetaan pengetahuan digunakan untuk keperluan manajemen teknologi, mencakup definisi program penelitian , keputusan menyangkut aktivitas yang berkaitan dengan teknologi disain ,stuktur berbasis pengetahuan serta pemrograman pendidikan dan pelatihan. Output dari kegiatan pemetaan adalah gambar, tulisan , peta ,grafik yang mennunjukkan hubungan antar dokumen pengetahuan

Kata-kata kunci : Sejarah dan perkembangan , ilmu pemetaan , teori kegiatan pemetaan   











A.    PENDAHULUAN
            Sesuai perkembangan survey dan pemetaan tanah nasional perkiraan luas lahan gambut Indonesia telah berfluktuasi dari 13,2 sampai 26,5 juta hektar. Sumber daya lahan pertanian tahun 2011(Ritung et all,2014). Perkembangan sejarah menaruh perhatian pada penyelidikan terhadap dinamika kehidupan manusia dalam kaitannya dengan peristiwa dan kejadian dimasa lalu . sejarah berkewajiban memberikan penafsiran tentang masa lalu .jadi sejarah merupakan dasarnya sebuah bahasa ide. Karena merupakan tafsiran . maka dapat dikatakan juga bahwa sejarah adalah sebuah proses pemikiran yang diupayakan oleh manusia untuk memahami diri dan lingkungannya melalui pemahaman akan kejadian –kejadian lampau dalam suatu kerangka.(Frederick & soeroto(2005) menyatakan bahwa pemikiran  sejarah paling tidak mengandung 3 (tiga) unsure utama yaitu :     
1.    Waktu sebagai pangkal sejarah dengan menerapkan unsur waktu maka amlampau akan dapat diukur secara tepat.
2.    2.Fakta baik berupa keterangan yang bersifat abstrak maupun mutlak fakta merupakan unsure penting guna menarik makna tertentu yang paling mendekati kebenaran dalam nenahani masa lampau.
3.    Kaw salinitas anatara beberapa kejadian dalam waktu yang bersamaan atau berurutan pangungkapan hubungan sebab akibat akan menguraikan “ Kerumitan masa lampau sehingga dapat menghasilkan pendapat tentang kaitan antara berbagai kejadian .
Dengan analisis data pengideraan jaug (citra foto atau citra satelit ) berbagai objek suatu wilayah dapat dilakukan dan ditarik garis batasnya dengan lebih teliti berbdasarkan analisis data pengideraan jauh dari pada dilapangan (Lillesand et all,2004).
Sejarah pemetaan ilmu pengetahuan sudah lama dikenal namaun, menurut pencatatan sejarah pemetaan  merupakan sisitem informasi pemenuhan kebutuhan merupakan kegiatn yang biasa nya harus dilakukan setiap hari. Kebutuhan tersebut  pada dasarnya membutuhkan , pergerakan karena tidak tersedia ditempat kita berada. Dengan adanya GPS untuk alat bantu navigasi , dengan menambahkan peta, maka bisa digunakan untuk memandu pengguna , sehingga  penguna dapat mengetahui jalur mana yang sebaiknya diplih untuk mencapai tempat –tempat  wisata (Tamin, 2008).


B.SEJARAH PEMETAAN
            Sejarah pemetaan ilmu pengetahuan didunia sudah lama dikenal .namaun, menurtut pencatatan sejarah pemetaan pertama kali dikenal adalah ppemetaan grografis .pemetaan geografis .pemetaan geografis menghasilkan sebuah peta geografis masa awal, manusia telah lama menyadari pentingnya serta berharga nya peta untuk kehidupannya . bahkan sejarah tentang pemetaan dapat ditelusuri dari 5.000 tahun yang lalu.dahulu peta pada dasarnya merupakan alat yang digunakan untuk sedikit keperluan nyaitu :
§  Bagi pembuat peta , mereka dapat mencatatkan lokasi dari tempat-tempat yang penting
§  Bagi yang lainnya , peta sebagai sumber pembelajaran tentang geografi daerah yang dipetakan .
Abad pertengahan , selama periode ini ada sedikit kemajuan dieropa dalam peningkatkan ilmu pemetaan dan geografi karena peta –peta yang dihasilkan didalam biasa – biasa ,fanastisme,keagamaan cenderung mendominan pemetaan salah satu perkembangan uang menarik adalah pengguna prinsip bahwa yerussalem harus berada ditengah peta didunia dan orient(Asia) dibagian atas peta .
Era modern menggunakan system setelit dan teknik survey yag modern kartografer kini mampu mengukur dan mematahkan dengan presisi dan konsisten yang sangat tingsebagi hasinya , peta telah menjadi bagian yang sangat penting .sebaagai besar bidang karya manusia (Stanford, 2001).


C.PEMETAAN DIINDONESIA
            Di idonesia  masih dalam tahapan perkembangan , sehingga masih sulit untuk dibandingkan dengan studi serupa di Negara- Negara eropa , bahkan bila dibandingkan dengan Negara asia Tenggara seperti, Malaysia dan Singapura . perkemnbangan study Hi di Indonesia memiliki beberapa kelemahan seperti , perspektif realis, yang berangkat dari kritik terhadap pemikiran idealis yang berbahaya karena, terbukti gagal menciptakan perdamaian dan bahkan meletus fasisime. Kelompok debat kekdua seperti neoliberal dan neorealist merupakan suatu bentuk tirani akademis atas substansi . sementara kaum strukturalis pada debat ketiga, terlalu mementingkan determinasi struktur dari pafda unitnya pada kenyataan lain (Sudar sono, 1996).


D. PERKEMBANGAN SAAT INI
            Perkembangan pemetaan ini dimiliki dengan menyatakan bahw abumi ini bulat oleh seorang  yunani kuno’ untuk pertama kalinya sekitar tahun 500 SM(sebelum Masehi ) .Orang tersebut dikenal dengan nama Phytoghoras Pada awalnya banyak ilmuan yunani kuno yang tidak percaya sampainketika tahun 220 SM adalah Erasthotsnes mencoba pemikiran sederhana dengan memanfaatkan dengan 2 buah sumur disua kota alexandria dan Syene.menghitung kemiringan bayangan yang disebabkan sinar matahari dari hasilperhitunga tersebut diketahui bahwa kelilingan bumi kurang lebih 40000KM, berbeda 75 Km dari pengukuran Modern . Indonesia yang awalnya didirikan dan dikembangkan dengan penyesuaikan kondisi hukum khas Indonesia .keebradaan BMT di Indonesia pertama kali dipelopori olej lembaga koperasi jasa keahlian teknosa yang didirikan pada tahun 1980 (North, 1996).

E. FUNGSI –SUNGSI PETA
            Pada dasarnya pemetan ini merupakan pandanagan eropa dan perlu ditekankan bahwa perkembangan pemetaan tidak merata disunia . walupun telah berlalu waktu yang sangat panjang banyak teknik pengambaran peta yang dikembangkan dimasa awal dahulu masih digunakan saat ini.perkembangan pemetaan ini merupakan sisitem informasi geografis adalah salah satu system yang berbasis computer untuk menangkap , menyimpan, mengecek, mengintegrasikan , memanipulasi dan mendisplay data dengan peta digital (Turban, 2009).fungsi pemetaan hanya terdapat beberapa yaitu :
§  Menunjukkan posisi atau lokasi relative ( letak suatu tempat dalamhubungannya dengan tempat lain dimuka bumi).
§  Mengumpulkan dan menselelksi data peta dari suatu daerah dan menyajikannya diatas peta (dalam penyajiannya , menggunakan symbol sebagai wakil dari data tersebutm dimana kartografer berharap simbol  tersebut dapat di mengerti oleh sipemakai peta (Said, 2010).





KESIMPULAN

Pada kesimpulan ini dapat diketahui bahwa tentang sejarah pemetaan pada tulisan ini merupakan suatu gagasan atau perasaan dengan menggunakan gambar, tulisan , peta , dan grafik .pada awalnya pemetaa ini merupakan suatu kawasan atau luasan tertentu. Yang dilakukan pada semua tanah bumi diwilayah pemetaan tersebut .kegiatan pemetaan adalah gambar , tulisan , peta, grafik yang menunjukkan hubungan antar elelmen pengetahuan .


 

















DAFTAR PUSTAKA

§  Frederick ,W.H dan S.soeroto 2005.Pemahaman sejarah Indonesia sebelum dan sesudah Revolusi ,LP3S; Jakarta 2(3) :3-7

§  Lillesand, T.M.,R.W.Keifer,and J.W Chipman 2004. Remote sensing and I mage Interpretation (5th Edition).jhon Wiley and sons new York 4(36) :36-60

§  Nofan, T ,2008. Sistem Informasi Geografi pariwisata kota Yogyakarta berbasis mobile Android 2.2.sekolah Tinggi ilmu manajemen informatika dan computer 11(1) :2-7


§  North,C,1996.Institutions,Institutional Cahnge, and Economic performance, Cambridge ,MA : Harvard University Press 1 (1) :4-18

§  Said, W. 2010. Orientalisme mengugat hegenomi Barat dan mendudukan Timur  sabagai  Subjek. Yogyakarta : Pustaka Pelajar 8 (1) :22-50

§  Sudarsono, Juwono 1996.perkembangan Studi Hubungan Internasional dan tantangan Masa depan,Jakarta : jaya .22(1) :3-21


§  Stanford,2001. Sejarah ,cita- cita dan pengaruhnya Komperensi asia Africa Bandung .Jakarta : Idayu Press 2(1) :22- 60
.
§   Turban , Efrain.2009 .Decision Support system and Intelligent system ,Penerbit andi, Yogyakarta. 6(1) : 6 -18







Tidak ada komentar:

Posting Komentar